By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > Perusda Banyak Terjerat Masalah Hukum, Ketua DPRD Kaltim Hendaki Adanya Evaluasi Menyeluruh
BirokrasiKabar Politik

Perusda Banyak Terjerat Masalah Hukum, Ketua DPRD Kaltim Hendaki Adanya Evaluasi Menyeluruh

Devi Nila Sari
Last updated: Maret 29, 2021 2:43 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Perusda Banyak Terjerat Masalah Hukum, Ketua DPRD Kaltim Hendaki Adanya Evaluasi Menyeluruh
Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK menyampaikan kalau evaluasi perusda di Benua Etam harus dilakukan secara universal atau menyeluruh. (Dok Humas DPRD Kaltim)
SHARE
Perusda Banyak Terjerat Masalah Hukum, Ketua DPRD Kaltim Hendaki Adahya Evaluasi Menyeluruh
Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK menyampaikan kalau evaluasi perusda di Benua Etam harus dilakukan secara universal atau menyeluruh. (Dok Humas DPRD Kaltim)

Perusda Banyak Terjerat Masalah Hukum, Ketua DPRD Kaltim Hendaki Adanya Evaluasi Menyeluruh. Makmur HAPK bahkan tak sungkan menyarankan kepada Pemprov Kaltim agar menutup setiap perusda yang tidak berjalan efektif, penuh masalah, dan terutama yang terjerat masalah hukum.

Akurasi.id, Samarinda – Banyaknya kasus perusahaan daerah (perusda) di Benua Etam -sebutan Kaltim- yang terjerat hukum dalam setahun terakhir. Tentunya ini menjadi masalah serius yang harus ditanggulangi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

Selain memperketat fungsi pengawasan, seleksi para calon pemimpin perusda yang berkompeten juga penting. Termasuk evaluasi secara menyeluruh pun patut dilakukan. Agar peristiwa memperkaya diri sendiri lewat perusahaan plat merah tidak kembali terulang.

Hal ini disampaikan Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK. Menurutnya, hal yang harus dilakukan agar perusda kedepannya mampu mencapai hal yang diharapkan. Minimal meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Namanya perusda harusnya memberi manfaat. Minimal memberi bantuan keuangan, bagi hasil dan lainnya,” jelas Makmur saat dijumpai media ini di gedung DPRD Kaltim, Jumat (12/3/2021).

Lanjut Makmur, jika perusda nantinya tak mampu memberikan capaian hasil memuaskan. Minimal membantu meningkatkan PAD Kaltim, maka selayaknya evaluasi perlu dilakukan. Sehingga keberadaan perusda tidak hanya membebani keuangan daerah, tetapi justru memberikan sumbangsih.

“Tentunya perusahaan yang tidak memberikan (sumbangsih PAD misalnya) itu harus dievaluasi termasuk menejemennya. Kalau sudah mantap, maka perlu dipertahankan dan ditingkat kalau bisa,” tegasnya.

Berkaca dari pengalamannya, sebagai bupati Berau dua periode, Makmur menjelaskan jika dirinya pernah melakukan tindakan tegas kepada para perusda Berau dengan melakukan penutupan. Hal itu sebagai bentuk komitmen dirinya atas asas manfaat dari didirikannya perusda.

[irp]

“(Saat saya menjabat bupati) di Berau (saya) sempat menutup (perusda bermasalah), beberapa saja dibuka. Karena kalau banyak membebani buat apa dibuka. Justru itu harapan kita manfaatnya harus ada dan kami harapkan begitu,” ulasnya.

Selain memberikan kritiknya, ke depan Makmur juga masih melakukan perundingan agar bisa duduk satu meja dengan Gubernur Kaltim Isran Noor, guna membahas permasalahan perusda yang terus terjadi.

Hal ini pasalnya harus dilakukan, sebab mengingat fungsi para legislatif sebagai penyeimbang birokrasi Indonesia dari fungsi pengawasan. Selain itu, lanjut Makmur, seleksi para calon pimpinan perusda juga harus selektif. Dan harus mampu menjaring orang yang berkompeten.

[irp]

“Tapi kita lihat dulu, nanti dievaluasi lemahnya di mana (dalam perusda), baru orangnya (calon pimpinan) kita melihat dulu nilai manfaatnya. Misalnya dari sisi bidang usahanya kurang tepat jadi perlu diperbaiki. Evaluasi ini harus dilakukan secara universal,” pungkasnya. (*)

Penulis: Zulkifli
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:#DPRD KaltimHendaki Adahya Evaluasi MenyeluruhKetua DPRD KaltimMakmur HAPKPerusda Banyak Terjerat MasalahPerusda Kaltim Terjerat Hukum
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

masa belahar dirumah
Birokrasi

Tanggap Darurat Corona, Kutim Perpanjang Masa Belajar di Rumah hingga 20 April 2020

By
akurasi 2019
Keluh Kesah Anggota DPRD Bontang kepada Wali Kota Baru, Mulai Jalan Rusak Sampai Masalah Banjir
Kabar Politik

Keluh Kesah Anggota DPRD Bontang kepada Wali Kota Baru, Mulai Jalan Rusak Sampai Masalah Banjir

By
Devi Nila Sari
DPRD Kaltim Minta Pemerintah Tuntaskan Persoalan Ganti Rugi Lahan Tol Balsam
Trending

DPRD Kaltim Minta Pemerintah Tuntaskan Persoalan Ganti Rugi Lahan Tol Balsam

By
Devi Nila Sari
Ditetapkan DPRD, Basri-Najirah Mulai Menjabat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang 23 Maret 2021
Kabar Politik

Ditetapkan DPRD, Basri-Najirah Mulai Menjabat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang 23 Maret 2021

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?