By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kesehatan > Uang Tunai Dapat Menularkan Covid-19? Ini Faktanya
Kesehatan

Uang Tunai Dapat Menularkan Covid-19? Ini Faktanya

Devi Nila Sari
Last updated: Maret 3, 2021 5:03 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Uang Tunai Dapat Menularkan Covid-19? Ini Faktanya
Para ahli kesehatan percaya virus corona juga bisa ditularkan melalui permukaan benda yang sering disentuh, termasuk uang. (ilustrasi)
SHARE
Uang Tunai Dapat Menularkan Covid-19? Ini Faktanya
Para ahli kesehatan percaya virus corona juga bisa ditularkan melalui permukaan benda yang sering disentuh, termasuk uang. (ilustrasi)

Para ahli kesehatan percaya virus corona juga bisa ditularkan melalui permukaan benda yang sering disentuh, termasuk uang. Apalagi, virus asal Wuhan ini bisa bertahan di permukaan benda selama 10 hari. Jadi, apakah uang tunai dapat menularkan Covid-19? Berikut ini fakta-faktanya.

Akurasi.id, Bontang – Penyebaran utama virus corona jenis baru yang sedang menjadi pandemi saat ini terjadi melalui droplet. Dengan kata lain, kita berisiko besar terinfeksi virus tersebut jika terkena tetesan air liur dari orang yang terinfeksi.

Namun, virus tersebut juga bisa bertahan hidup di permukaan benda dan menyebabkan kontaminasi silang pada orang yang menyentuh benda tersebut. Oleh karena itu, Organisasi kesehatan dunia (WHO) menghimbau kita agar menghindari benda yang sering disentuh oleh banyak orang, seperti gagang pintu dan meja. Kita juga dihimbau untuk mengurangi transaksi menggunakan uang tunai. Jika terpaksa melakukannya, kita harus segera mencuci tangan, termasuk setelah memegang uang.

Lantas, apakah Covid-19 bisa menular ke manusia melalui uang? Michael Knigth, profesor kedokteran dari George Washington School of Medicine and Health Sciences, mengatakan bahwa Covid-19 tidak menyebar dengan menembus kulit tangan kita.

“Semua bentuk infeksi pernapasan biasanya terjadi karena tangan kita menyentuh mulut, hidung, atau mata setelah memegang benda yang terkontaminasi virus,” tambahnya.

Meski kita memanfaatkan transaksi dengan uang elektronik, kita tetap bisa terinfeksi Covid-19 jika tidak mencuci tangan setelah menyentuh ponsel atau kartu kredit. Oleh karena itu, rutin mencuci tangan dan tidak menyentuh area wajah merupakan cara efektif untuk mencegah penyebaran virus. Kita juga harus mencuci tangan setelah menggunakan kamar mandi, sebelum makan dan setelah batuk atau bersin.

Para ahli kesehatan percaya virus corona juga bisa ditularkan melalui permukaan benda yang sering disentuh, termasuk uang. Apalagi, virus asal Wuhan ini bisa bertahan di permukaan benda selama 10 hari.

[irp]

“Jadi, himbauan untuk meminimalisir transaksi dengan uang tunai itu bisa menjadi salah satu langkah untuk mencegah penyebaran virus,” ucap Sanjay Maggirwa, ahli imunologi dari George Washington University School of Medicine.

Bagi orang-orang yang bekerja sebagai kasir, teller bank, atau harus menangani uang tunai sebagai bagian dari pekerjaan, Maggirwa merekomendasikan agar menggunakan sarung tangan sekali pakai dan mencuci tangan sesering mungkin.

Ahli penyakit menular dari University of Delaware, Jennifer Horney, mengatakan hal serupa. Menurutnya, penggunaan uang elektronik bisa menjadi salah satu langkah untuk mencegah penyebaran virus.

“Meski Anda telah mengurangi transaksi dengan uang tunai, kita tetap harus rajin mencuci tangan,” tambah Horney.

Pentingnya menjaga kebersihan CDC merokemendasikan agar kita rutin membersihkan dan mendesinfeksi benda-benda yang sering disentuh. Meski kita tak lagi menggunakan transaksi dengan uang tunai, perangkat lain yang kita gunakan untuk transaksi uang elektronik juga bisa menjadi media penularan virus.

“Kartu kredit dan debit terbuat dari plastik dan logam. Mesin ATM juga disentuh oleh banyak orang. Jadi, penggunaan uang elektronik ini tidak menjamin,” ucap Julie Fischer, ahli mikrobiologi dari Georgetown University.

Bahkan, riset membuktikan bahwa ponsel kita mengandung banyak bakteri karena penggunaanya yang konstan. Itu sebabnya, menjaga kebersihan diri dan lingkungan adalah cara efektif untuk meminimalisir penyebaran virus. Namun, kita juga harus berhati-hati dalam penggunaan desinfektan.

[irp]

Pasalnya, desinfektan mengandung senyawa kimia yang cukup kuat ini ternyata dapat menimbulkan berbagai efek samping terhadap kesehatan dan lingkungan. Melansir pedoman penggunaan desinfektan dari Occupational Safety and Health Control, banyak bahan kimia dalam desinfektan bersifat korosif, toksik, atau iritasi. Jika digunakan tidak sesuai intruksi atau tanpa perlindungan yang tepat, cairan ini bisa membahayakan nyawa manusia. (*)

Editor: Rachman Wahid

Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Demo 50.000 Buruh di Jakarta 24 September 2026: Hindari 5 Rute Ini, Cek Jalur Alternatif

Akurasi.id, Jakarta - Hari ini, Rabu (24/9/2026), Jakarta bakal macet total. Sekitar…

Klasemen Medali Asian Games 2026: Indonesia Peringkat 23, Bulu Tangkis Harapan Emas Pertama

Akurasi.id, Jakarta - Kabar terbaru dari kontingen Indonesia di Asian Games 2026…

Adu Ganas! Perbedaan iPhone 18 Pro Max vs 17, 16, 15 Pro Max, Mana Paling Worth It?

Akurasi.id, Jakarta - iPhone 18 Pro Max baru rilis di Singapura 18…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Genapkan Imlek dengan Shanghai Night Bersama Aston Samarinda
DestinasiKesehatan

Genapkan Imlek dengan Shanghai Night Bersama Aston Samarinda

By
akurasi 2019
Manfaat Bonding Ibu dan Bayi yang Penting untuk Diketahui, Ini Caranya!
DestinasiKesehatanRagam

Manfaat Bonding Ibu dan Bayi yang Penting untuk Diketahui, Ini Caranya!

By
Devi Nila Sari
Badan Kesehatan Inggris: Cacar Monyet Menginfeksi Gay dan Biseks
HeadlineKesehatan

Badan Kesehatan Inggris: Cacar Monyet Menginfeksi Gay dan Biseks

By
akurasi 2019
Sering Kesal Walau Masalahnya Sudah Lama, Itu Tanda Kamu Menyimpan Dendam, Awas Jadi Penyakit!
Kesehatan

Sering Kesal Walau Masalahnya Sudah Lama, Itu Tanda Kamu Menyimpan Dendam, Awas Jadi Penyakit!

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?