By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Duduk Perkara Kasus Pembunuhan Sesama Keluarga di Sangkulirang yang Bermula dari Meminta Motor Dikembalikan
Hukum & KriminalNews

Duduk Perkara Kasus Pembunuhan Sesama Keluarga di Sangkulirang yang Bermula dari Meminta Motor Dikembalikan

akurasi 2019
Last updated: Desember 28, 2020 8:27 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Duduk Perkara Kasus Pembunuhan Sesama Keluarga di Sangkulirang yang Bermula dari Meminta Motor Dikembalikan
Suliman, pelaku pembunuh keluarganya sendiri saat diamankan di Polres Kutim. (Dok Polres Kutim)
SHARE
Duduk Perkara Kasus Pembunuhan Sesama Keluarga di Sangkulirang yang Bermula dari Meminta Motor Dikembalikan
Suliman, pelaku pembunuh keluarganya sendiri saat diamankan di Polres Kutim. (Dok Polres Kutim)

Duduk perkara kasus pembunuhan sesama keluarga di Sangkulirang yang bermula dari meminta motor dikembalikan. Kasus ini sendiri tengah di dalami pihak kepolisian. Pelaku terancam dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.

Akurasi.id, Sangatta – Tindakan yang dilakukan Sulaiman (27) warga Desa Mandu Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, ini tidak patut ditiru dan bahkan tergolong sadis. Ya, dia tega menghabisi nyawa Ramli (40) yang diketahui masih memiliki hubungan kekeluargaan dengannya.

Baca juga: Peredaran Uang Palsu di Samarinda Ditemukan hingga di Kutim, Polisi Amankan Bukti dari Pria Asal Karangan

Mirisnya lagi, musabab dari kasus berdarah itu pun terbilang cukup sepele. Pelaku nekat menghabisi korban lantaran motor adik pelaku yang dipinjam korban tidak kunjung dikembalikan. Hal itu menyulut amarah pelaku hingga bertindak nekat menerima bisikan setan untuk menghabisi korban.

Peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Minggu (27/12/2020) pukul 13.30 Wita, saat Sulaiman datang meminta motor milik adiknya yang berada di tangan Ramli di rumahnya. Mengetahui motor tersebut di jual Sulaiman pun meminta uang hasil penjualan motor milik adiknya.

“Keduanya pun sempat beradu mulut, saat korban ingin pergi mengambil sebuah parang, ternyata pelaku yang membawa sebilah sajam (parang) langsung mengejar dan menebaskan parang ke badan korban,” jelas Kapolsek Sangkulirang Iptu Damiatus Jelatu, Senin (28/12/2020).

Tak sampai di situ, Ramli yang sudah tersungkur pun masih mendapatkan penganiayaan kembali dari Sulaiman, hingga mengakibatkan korban mengalami luka yang cukup para dan mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Setelah membunuh korbannya, pelaku kemudian melarikan diri ke dalam hutan, menerima laporan itu, anggota kami pun langsung melakukan pengejaran,” terangnya.

Setelah 2 jam melakukan pengejaran, Sulaiman yang bersembunyi di dalam hutan pun berhasil ditangkap beserta barang bukti yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korbannya yang masih memiliki pertalian kekeluargaan itu.

“Pengakuan pelaku, dirinya kesal lantaran saat meminta motor adiknya, korban mengatakan “itu bukan urusanmu”, hingga terjadilah pembunuhan itu,” ungkap Jelatu.

Saat ini pelaku telah ditahan di Polres Kutim guna penyelidikan lebih lanjut. Atas perkara itu, pelaku dijerat Pasal 338 KUHP tentang kasus pembunuhan dan terancam pidana penjara di atas 5 tahun.

“Kasus ini masih kami kembangkan, jika terbukti, pelaku melakukan pembunuhan berencana akan kami kenakan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:#Kasus PembunuhanBermula dari Meminta MotorDuduk PerkaraDuduk Perkara Kasus PembunuhanMeminta Motor DikembalikanPolres KutimPolsek SangkulirangSangkulirangSesama Keluarga
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Berura-pura Main Futsal, Pengedar Asal Samarinda Diam-Diam Transaksi Jual Narkoba
Hukum & KriminalNews

Berpura-Pura Main Futsal, Pengedar Asal Samarinda Diam-Diam Transaksi Jual Narkoba

By
Devi Nila Sari
Robert Francis Prevost Terpilih Jadi Paus Leo XIV, Paus Pertama dari Amerika Serikat
PeristiwaTrending

Robert Francis Prevost Terpilih Jadi Paus Leo XIV, Paus Pertama dari Amerika Serikat

By
Wili Wili
Harga Emas Antam Naik Rp 13.000 per Gram, Berikut Daftar Lengkap Rabu 10 Desember 2025
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Naik Rp 13.000 per Gram, Berikut Daftar Lengkap Rabu 10 Desember 2025

By
Wili Wili
Presiden Prabowo Cabut 4 IUP Tambang Nikel di Raja Ampat, Prioritaskan Lingkungan dan Kawasan Konservasi
HeadlinePeristiwa

Presiden Prabowo Cabut 4 IUP Tambang Nikel di Raja Ampat, Prioritaskan Lingkungan dan Kawasan Konservasi

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?