Disnakertrans Kaltim Adakan Pelatihan, 90 Persen Peserta dari Bontang

![]()


Akurasi.id, Bontang – Dalam Rangka meningkatkan kualitas, mutu, dan keterampilan masyarakat, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim memberikan program pelatihan melalui Balai Latihan Kerja Indsutri (BLKI) Bontang.
Baca juga: Disnaker Bontang Imbau Perusahaan Patuhi Perda Nomor 10 Tahun 2018
Kali ini pelatihan diberikan untuk 64 siswa yang 90 persen berasal dari Bontang. Sedangkan 10 persen peserta dari daerah luar Bontang. Program pelatihan yang diberikan antara lain servis sepeda motor, servis kendaraan roda 4, las, dan listrik. Meski diadakan dalam kondisi pandemi Covid-19, tentu dalam kegiatan ini para peserta wajib menaati protokol kesehatan.
Kepala Disnaker Bontang Ahmad Aznem mengucapkan terima kasih kepada Disnakertrans Kaltim dan BLKI Bontang yang terus melakukan peningkatan kompetensi terhadap anak muda yang mayoritas masyarakat di Kota Taman -sebutan Bontang-.
“Kami sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada Disnakertrans Kaltim melalui BLKI Bontang yang telah memberikan binaan kepada anak muda Kota Bontang,” ucap Aznem saat ditemui Akurasi.id, di kantornya Jalan Awang Long, belum lama ini.
Aznem juga berharap agar pelatihan seperti ini akan terus dilakukan dan lebih ditingkatkan lagi kedepannya. Terutama memberi kegiatan yangsesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan.

“Walau dalam situasi Covid-19 seperti ini, tetap melaksanakan kegiatan pelatihan. Walau pun tidak begitu maksimal, tetapi kami berharap pelatihan ini tetap menghasilkan kualitas yang baik dan akan ada sertifikasi nasionalnya,” kata dia.
Terpisah, Andi Jamilah selaku Kepala BLKI Bontang juga menjelaskan bahwa pelatihan ini murni dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kaltim. Sedangkan perekrutan peserta bekerja sama dengan Disnaker Bontang. Dia menerangkan, pelatihan tersebut akan berjalan selama 24 hari, yakni mulai Senin (28/9/20) lalu.
“Pertemuannya 6 hari per pekan, dimulai dari jam 7 pagi. Untuk siswa yang tempat tinggalnya jauh kami sediakan asrama,” bebernya.
Andi juga menjelaskan selain melatih keterampilan, siswa juga dilatih untuk membentuk akhlak yang mulia agar bisa menjadi karakter yang baik, amanah, dan nantinya dapat diterima dengan baik di masyarakat sekitar.
“Besar harapan kami mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kota Bontang dan terkhusus untuk provinsi, untuk mengembangkan BLKI, baik dukungan dalam bentuk alat, instruktur, dan beberapa hal lainnya untuk membuat BLKI ini menjadi lebih baik kedepannya,” pungkasnya. (*)
Penulis: Rezki Jaya
Editor: Suci Surya Dewi









