By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Hati-hati, 70 Kasus Penipuan Belanja Online Terjadi di Bontang
Hukum & KriminalNews

Hati-hati, 70 Kasus Penipuan Belanja Online Terjadi di Bontang

akurasi 2019
Last updated: Juli 14, 2020 9:12 pm
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
Hati-hati, 70 Kasus Penipuan Belanja Online Terjadi di Bontang
Ilustrasi. (ist)
SHARE
Hati-hati, 70 Kasus Penipuan Belanja Online Terjadi di Bontang
Ilustrasi. (ist)

Akurasi.id, Bontang – Semakin berkembangnya teknologi internet saat ini justru dimanfaatkan oknum untuk berbuat kejahatan. Salah satunya penipuan berkedok belanja daring atau online melalui media sosial (medsos).

Baca juga :Berkali-kali Mencuri di Ramayana Akhirnya Tertangkap, Begini Modusnya

Di Kota Taman -sebutan Bontang-, kasus penipuan belanja online rupanya kian marak. Terbukti sejak Januari hingga 13 Juli 2020, sebanyak 70 aduan kasus penipuan online diterima Polres Bontang.

“Ini bukan penipuan biasa, tapi penipuan dengan modus online dan korbannya kebanyakan yang melakukan pembelian barang lewat daring atau telepon, mereka tidak saling mengenal dan tidak pernah bertemu,” kata AKBP Boyke Karel Wattimena, Kapolres Bontang, Senin (13/7/20) lalu.

Dari pengaduan tersebut, AKBP Boyke mengaku pihaknya telah melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan sementara menunjukkan fakta bahwa pelaku penipuan kebanyakan menjalankan aksinya dari luar wilayah Bontang bahkan Kalimantan Timur (Kaltim).

Oleh sebab itu, polisi bertanda pangkat dua bunga sudut lima ini menyarankan agar masyarakat untuk tidak mudah tergiur saat berbelanja online. Sebab, kata AKBP Boyke, oknum penipu penjual online biasanya berjualan dengan memberi iming-iming dengan harga murah dari harga standar.

Biasanya penjual juga mengklaim produk yang dijualnya original, dengan tampilan foto produk meyakinkan.

“Biasanya korban tertipu karena faktor kurang hati-hati. Misalnya pengguna media sosial melihat ada barang yang dijual sangat murah langsung nafsu ingin beli, tidak dicek lagi apakah penjualnya kredibel atau tidak,” bebernya.

Berkenaan dengan banyaknya kasus penipuan online di Kota Taman, Kapolres mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dan selektif dalam melakukan pembelian barang secara online. Hal itu untuk mencegah terjadinya penipuan online.

Selain itu, masyarakat juga harus berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan saat bertransaksi melalui sistem daring. Sebab tindak kejahatan dapat terjadi kapan saja dan di mana saja.

“Untuk masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati jika melakukan transaksi atau jual beli barang lewat online,” pungkasnya. (*)

Penulis/Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:Belanja OnlineKriminalMedia sosialPenipuan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Harga Emas Antam dan Galeri24 Naik di Awal Desember, Berikut Daftar Harga Terbaru Senin (1/12/2025)
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam dan Galeri24 Naik di Awal Desember, Berikut Daftar Harga Terbaru Senin (1/12/2025)

By
Wili Wili
Tolak Pembayaran Tunai, BI Tegaskan Tolak Rupiah Melanggar UU Mata Uang
PeristiwaTrending

Tolak Pembayaran Tunai, BI Tegaskan Tolak Rupiah Melanggar UU Mata Uang

By
Wili Wili
Sakit Hati Dipecat, Pasutri Bunuh Rekan Kerja dan Bawa Lari Uang Rp77 Juta
NewsTrending

Sakit Hati Dipecat, Pasutri Bunuh Rekan Kerja dan Bawa Lari Uang Rp77 Juta

By
Devi Nila Sari
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terbang ke Sumatra Salurkan Bantuan Rp7 Miliar untuk Korban Bencana
HeadlinePeristiwa

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terbang ke Sumatra Salurkan Bantuan Rp7 Miliar untuk Korban Bencana

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?