By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Dihadang Warga, Pembongkaran Rumah di Bantaran SKM Pasar Segiri Gagal Lagi, Negosiasi Harga Tak Ketemu
Trending

Dihadang Warga, Pembongkaran Rumah di Bantaran SKM Pasar Segiri Gagal Lagi, Negosiasi Harga Tak Ketemu

akurasi 2019
Last updated: Juli 7, 2020 9:18 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Pembongkaran Bangunan SKM
Ratusan warga yang terdiri dari Forum Komunitas Warga Pasar Segiri menghadang anggota Satpol PP yang hendak melakukan penggusuran di Komplek Pasar Segiri, Selasa (7/7/20). (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
Pembongkaran Bangunan SKM
Ratusan warga yang terdiri dari Forum Komunitas Warga Pasar Segiri menghadang anggota Satpol PP yang hendak melakukan penggusuran di Komplek Pasar Segiri, Selasa (7/7/20). (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda akhirnya melakukan pembongkaran bangunan di bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) di tepatnya di sekitar kawasan Gang Nibung dan Perniagaan, Jalan Dr Soetomo, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Selasa pagi (7/7/20).

baca juga: Warga Gang Nibung-Perniagaan SKM Setuju Direlokasi, Asal Pemkot Samarinda Penuhi 6 Syarat Ini

Namun langkah Pemkot Samarinda melakukan pembongkaran tersebut mendapat hadangan ratusan warga yang tak ingin tempat tinggalnya dibongkar, karena tidak adanya kesepakatan antara pemkot dan warga terkait biaya ganti rugi atas rumah-rumah yang akan dibongkar.

Ratusan warga yang terdiri dari 3 Rukun Tetangga (RT) yakni RT 26, 27 dan 28 yang tergabung dalam Forum Komunikasi Warga Pasar Segiri, menghadang ratusan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Samarinda dengan memblokir Jalan Dr Soetomo hampir setengah jalan. Suasana sempat mamanas, disaat perwakilan warga dan forum kembali ke massa aksi karena tidak adanya titik temu saat melakukan audiensi di Kantor Kelurahan Sidodadi.

“Saat dialog di kantor Kelurahan, disampaikan oleh perwakilan pemkot bahwa telah ada 7 Kepala Keluarga (KK) yang telah setuju dan telah menerima uang ganti rugi, nyatanya hingga saat ini masih belum menerima uang ganti rugi,” ucap Andi Samsul selaku ketua Forum Komunikasi Warga Pasar Segiti saat ditemui di tengah-tengah massa aksi.

Selanjutnya, ia menegaskan, bahwa pada dasarnya warga menginginkan adanya kesepakatan, maka dari itu ia berharap pihaknya diajak oleh pemkot untuk melakuan mediasi terkait permasalahan tersebut. “Intinya kami menginginkan duduk bersama, membicarakan tuntutan yang kami ajukan,” ucapnya.

Terkait program pemerintah dalam hal penataan ruang kawasan hijau, Samsul mengakui jika warga sangat setuju, namun keinginan warga untuk menuntut kesepatan tetap menjadi hal yang paling utama.

“Kami mendukung program pemerintah terkait penataan, namun harus ada kesepakan, paling tidak ada duduk bersama antara pemerintah dan warga agar menemukan solusi yang tidak merugikan antar kedua belah pihak,” tuturnya.

Pada aksi itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Samarinda Sugeng Chairuddin, yang ikut serta turun tangan bersama aparat, mencoba untuk negosiasi bersama massa yang menghadang. Sugeng menyuarakan agar masyarakat jangan berteriak-teriak dan mendengarkan apa yang disampaikan.

“Pertama saya sampaikan salam karena beliau (Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang) tidak bisa datang pada hari ini, saya diutus oleh wali kota, saya sekda,” ujar Sugeng.

Walau sempat tertunda lantaran warga menghadang pembokaran tersebut, ia tetap mengikuti prosedur yang ada. “Dan ini dilakukan sesuai dengan jadwal, melalui tahapan-tahapan yang sudah benar sesuai tahapan, program ini hanya meneruskan saja,” ucapnya. “Yang perlu diingat yang dibongkar ini adalah tanah yang atas sertifikat milik pemkot, ini digunkan untuk ruang terbuka hijau dan menangani banjir,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Dihadang WargaPembongkaran Bangunan SKMpemkot samarindaRelokasi SKMSungai Karang Mumus
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Ancaman Siber Ransomware yang Meningkat di Indonesia
TechnoTrending

Ancaman Siber Ransomware yang Meningkat di Indonesia

By
akurasi 2019
Harga Emas Terus Meroket, Ini Daftar Lengkap Harga Terbaru
EkonomiTrending

Harga Emas Terus Meroket, Ini Daftar Lengkap Harga Terbaru

By
akurasi 2019
tambahan dua pasien
Trending

BREAKING NEWS: Dua Tambahan Pasien Positif Corona Kaltim, Satu dari Bontang, Satu Lagi asal Kutim

By
akurasi 2019
Kemenag Tak Undang Muhammadiyah di Sidang Isbat 1 Ramadhan
HeadlineTrending

Kemenag Tak Undang Muhammadiyah di Sidang Isbat 1 Ramadhan

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?