By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Efek Pandemi Covid-19, Pemkot Bontang Putuskan Salat Idulfitri di Rumah Saja
Trending

Efek Pandemi Covid-19, Pemkot Bontang Putuskan Salat Idulfitri di Rumah Saja

akurasi 2019
Last updated: Mei 16, 2020 4:24 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
pemkot salat idulfitri
Wali Kota Neni Moerniaeni saat membahas pelaksanaan salat Idulfitri dengan pihak terkait. (Dokpim Bontang)
SHARE
pemkot salat idulfitri
Wali Kota Neni Moerniaeni saat membahas pelaksanaan salat Idulfitri dengan pihak terkait. (Dokpim Bontang)

 Akurasi.id, Bontang –  Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang memutuskan tidak menggelar salat Idulfitri di masjid maupun di lapangan. Tahun ini, masyarakat diimbau melaksanakan salat Idulfitri di rumah saja.

baca juga: 3 Pasien Covid-19 Hasil Swab Negatif, Total 12 Warga Samarinda Sembuh

Keputusan ini disepakati Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pemuka agama dan pihak terkait. Penentuan kebijakan tersebut dimusyawarahkan di Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, pada Sabtu (16/5/20).

“Alhamdulillah, setelah bermusyawarah dengan TNI-Polri, Diskes Bontang, Kemenag Bontang, MUI Bontang, serta pemuka agama di Kota Bontang, kita sepakat untuk menggelar Salat Id di rumah saja,” ujar Neni pada akun Facebook Neni Moerniaeni, sekira pukul 15.00 Wita.

Dalam tulisannya, Neni menegaskan keputusan tersebut adalah pilihan yang terbaik. Pasalnya dalam kondisi saat ini salat Idulfitri di rumah dapat memutus rantai penyebaran Covid-19. Apalagi di Kota Taman –sebutan Bontang- masih berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB).

Menurut hasil keputusan rapat koordinasi tersebut, Neni menuturkan bila salat tetap dilakukan di masjid atau di lapangan, dikhawatirkan akan muncul kasus baru. Lantaran perilaku pembatasan sosial dan physical distancing sulit dilakukan. Apalagi ketika salat para jamaah merapatkan saf sehingga orang satu sama lain saling berdekatan dan berinteraksi.

“Belum lagi, jika ada pendatang atau pemudik ikut salat. Yuk sama-sama menjaga situasi Kota Bontang tetap kondusif. Semoga pandemi Covid-19 ini cepat berlalu agar kita bisa beraktivitas seperti sedia kala. Aamiin,” pungkasnya.

Saat dikonfirmasi Akurasi.id, Ketua MUI Bontang Imam Hambali membenarkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemkot Bontang serta pihak terkait lainnya dalam pembahasan pelaksanaan salat idulfitri. Menurutnya, hasil keputusan tersebut juga keputusan yang terbaik di tengah pandemi saat ini.

Menurutnya, secara syariat agama, apabila ada sesuatu yang membolehkan, maka hukum solat Idulfitri di rumah boleh saja dilakukan. Salah satunya yang membolehkan ketika adanya wabah Covid-19 seperti saat ini. Akan tetapi kalau tidak ada halangan, maka solat Idulfitri tetap harus dilakukan di masjid atau lapangan.

Selain itu, menurutnya lagi, Solat Id hukumnya sunnah muakad. Sehingga apabila tidak dilaksanakan tidak apa-apa dan tidak berdosa.

“Kami semua yang hadir sebelum memutuskan perkara ini sudah mempertimbangkan matang-matang, semua demi kebaikan bersama,” terangnya. (*)

Penulis: Yusva Alam 
Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:corona bontangcorona kaltimCovid-19Pemkot Bontangsalat idulfitri
Share This Article
Facebook Copy Link Print
1 Komentar 1 Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Salat Idul Adha Boleh Digelar di Masjid dan Lapangan, Anak-anak dan Lansia Cukup di Rumah
Trending

Salat Idul Adha Boleh Digelar di Masjid dan Lapangan, Anak-anak dan Lansia Cukup di Rumah

By
akurasi 2019
Polda Metro Jaya Periksa Richard Lee sebagai Tersangka Hari Ini
PeristiwaTrending

Polda Metro Jaya Periksa Richard Lee sebagai Tersangka Hari Ini

By
Wili Wili
Riza Indra Riadi Jabat PJS Wali Kota Bontang, 3 Program Menjadi Prioritas
Trending

Riza Indra Riadi Jabat PJS Wali Kota Bontang, 3 Program Menjadi Prioritas

By
akurasi 2019
asn bontang
News

Lawan Covid-19, ASN Bontang Diminta Sumbang Rp100 Ribu per Bulan, Begini Tanggapan Mereka

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?