By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Seorang Dokternya Reaktif Covid-19, RSU Meloy Kutim Pilih Karantina Para Karyawan, Pelayanan Tetap Dibuka
Trending

Seorang Dokternya Reaktif Covid-19, RSU Meloy Kutim Pilih Karantina Para Karyawan, Pelayanan Tetap Dibuka

akurasi 2019
Last updated: Mei 1, 2020 10:55 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
rsu meloy kutim
RSU Meloy Sangatta memutuskan menutup pelayanan setelah salah seorang dokter yang bekerja di tempat itu dikabarkan reaktif Covid-19. (Istimewa)
SHARE
rsu meloy kutim
RSU Meloy Sangatta memutuskan menutup pelayanan kesehatan dari salah seorang dokter yang bekerja di tempat itu, setelah dikabarkan reaktif Covid-19. (Istimewa)

Akurasi.id, Sangatta – Rumah Sakit Umum (RSU) Meloy Sangatta di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memberikan kabar yang cukup mengejutkan. Ya, rumah sakit tersebut memutuskan menghentikan pelayanan kesehatan dari salah seorang dari dokter yang bertugas di tempat tersebut, setelah dikabarkan reaktif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test.

baca juga: Duduk Perkara Puluhan Karyawan PT Pama Kutim Dikarantina Usai Kontak dengan Dokter Rapid Test Reaktif

Kabar tersebut disampaikan manajemen RSU Meloy Sangatta lewat sebuah surat edaran yang mereka tempelkan di salah satu rumah sakit. Lewat surat itu, manajemen RSU Meloy memberikan setidaknya 7 poin yang menjadi alasan mereka menghentikan layanan kesehatan.

Surat tertanggal 30 April 2020 itu, ditandatangani langsung oleh Direktur RSU Meloy Sangatta, Dr Johan Tonglo. Sebagaimana dikutip pada surat itu, Johan menyampaikan, sehubungan dengan merebaknya kabar bahwa salah seorang dokter di RSU Meloy Sangatta telah terkonfirmasi “Positif Covid-19”, maka kami dari manajemen RSU Meloy menyampaikan beberapa poin.

“Pertama, berdasarkan informasi yang kami terima dari yang bersangkutan (dokter) pada tanggal 26 April 2020 menjelang sore hari, bahwa setelah dilakukan tes di salah satu RS di Sangatta, didapatkan informasi rapid test (dokter terkait) positif,” jelas Johan.

Kedua, sejak berita itu diturunkan, manajemen RSU Meloy langsung menghentikan semua aktivitas pelayanan (dokter) yang bersangkutan di RSU Meloy dan beliau langsung melakukan isolasi mandiri di rumah, sambil menunggu hasil Swab Tenggorokan guna konfirmasi pernah tidaknya terpapar Covid-19, hingga saat ini beliau tidak pernah mengalami gejala demam, batuk dan pilek.

“Ketiga, sejak saat itu juga, kami melakukan disinfektan di seluruh era rumah sakit. Keempat, kami juga telah melakukan isolasi mandiri kepada beberapa karyawan kami yang pernah kontak dengan beliau (dokter) dan setiap hari dilakukan pemantau,” jelas Johan.

Poin kelima, Johan menyampaikan, kalau pihaknya telah dan akan melakukan pemeriksaan penunjang terhadap karyawan di RSU Maloy yang telah kontak dengan beliau (dokter) sebagai antisipasi, termasuk pemeriksaan rapid test berkala.

“Keenam, berdasarkan 78 data karyawan salah satu perusahaan di Sangatta yang beredar di medis sosial, itu bukan daftar pasien Covid-19 dan bukan dikeluarkan oleh RSU Meloy,” tepis Johan.

Poin ketujuh atau terakhir, manajemen RSU Meloy Sangatta juga menepis, kalau tidak benar jika rumah sakit tersebut sedang melakukan lockdown. Hingga kini, RSU Meloy tetap memberikan pelayanan seperti biasanya.

Terkait surat edaran itu, wartawan Akurasi.id mencoba mencari klarifikasi langsung dari manajemen RSU Meloy Sangatta. Namun hingga dengan berita ini diturunkan, belum ada satu pun pihak manajemen rumah sakit tersebut yang dapat dikonfirmasi.

Beberapa kontak dari pihak manajemen RSU Meloy Sangatta yang dimiliki media ini ketika, juga belum memberikan jawaban, baik ketika dikonfirmasi lewat WhatsApp maupun ketika ditelpon secara langsung. (*)

Penulis: Dirhanuddin, Ella Ramlah
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:corona kaltimCorona KutimCovid-19PelaananRSU Meloy
Share This Article
Facebook Copy Link Print
1 Komentar 1 Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Antisipasi Gangguan Ginjal Akut pada Anak, Kemenkes Instruksikan Apotek Setop Sementara Penjualan Obat Sirup
HeadlineKesehatanRagamTrending

Antisipasi Gangguan Ginjal Akut pada Anak, Kemenkes Instruksikan Apotek Stop Penjualan Obat Sirup

By
Devi Nila Sari
Apriyani/Fadia dan Amri/Nita Melaju di Orleans Masters 2025, Kejutan Besar Warnai Turnamen
OlahragaTrending

Apriyani/Fadia dan Amri/Nita Melaju di Orleans Masters 2025, Kejutan Besar Warnai Turnamen

By
Wili Wili
Selepas Pemkot Bontang Putuskan PPKM Mikro, MUI dan Kemenag Beda Pandangan Terkait Penutup Masjid
Trending

Selepas Pemkot Bontang Putuskan PPKM Mikro, MUI dan Kemenag Beda Pandangan Terkait Penutupan Masjid

By
Redaksi Akurasi.id
Uya Kuya Diusir Saat Bikin Konten di Depan Rumah Korban Kebakaran Los Angeles: Ini Kronologinya
SelebritisTrending

Uya Kuya Diusir Saat Bikin Konten di Depan Rumah Korban Kebakaran Los Angeles: Ini Kronologinya

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?