By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Penjahit Masker Curhat di Facebook Tak Dibayar, Jaang: Jangan Apa-Apa Mengeluh di Medsos
News

Penjahit Masker Curhat di Facebook Tak Dibayar, Jaang: Jangan Apa-Apa Mengeluh di Medsos

akurasi 2019
Last updated: April 29, 2020 8:59 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
penjahit masker
Wali Kota Samarinda sjahrie Jaang saat ditemui di rumah jabatannya. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
penjah
Wali Kota Samarinda sjahrie Jaang saat ditemui di rumah jabatannya. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Belum lama ini, warga pengguna media sosial (medsos) Facebook di Samarinda, ramai-ramai mengomentari adanya sebuah postingan yang berisikan curhat seorang penjahit masker yang tidak kunjung dibayar hasil olahan tangannya oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.

baca juga: Pulang dari Amerika dan Jepang, Remaja 17 Tahun di Samarinda Ditetapkan PDP Covid-19

Nilai masker kain yang diambil dan belum dibayarkan Pemkot Samarinda memang tidak begitu besar. Hanya sekitar Rp2.350.000. Namun di masa pandemi Covid-19 ini, nilai itu tentunya sangat berharga.

Pengusaha dan penjahit masker kain yang melayangkan curahan hati alias curhatnya itu, bernama Ismail Hasan. Dalam unggahannya, Ismail mengaku, kalau ada sekitar 60 lusin kain masker yang dia jahit dan diambil Pemkot Samarinda, namun tidak kunjung dibayarkan.

“Mofon maaf pak kami sekelurga mengerjakan 60 lusin BPBD, saya menjahit sendiri, anak istri saya membantu menyertika, 10 hari pal, kami mengahbiskan seluri uang kami buat modal. Begitu selesai dan diantar ditolak dengan alasan tidak ada uang untuk membayar. Bapak/ Ibu bagaimana nasib kami, mau diapakan masker sebnayak itu, dengan totoal 2.350.000,” demikian tulis Ismail dalam unggahannya di medsos.

Postingan Ismail tersebut mendapatkan beragam respons dari warga internet. Sebagian besar dari pengguan medsos merasa turut bersedih dengan meminta Pemkot Samarinda segera membayarkan masker tersebut.

Perihal hal itu, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang memastikan, kalau pihaknya akan membayarnya. Kendati demikian, Jaang sedikit memberikan sindiran warga Kota Tepian –sebutan Samarinda- yang gemar curhat di medsos, ketimbang menyampaikan secara langsung permasalahan.

“Pasti dibayar, dan apa-apa itu jangan mengeluh di medsos. Kami beli, apalagi bulan puasa ini. Sampai seratus ribu pun tetap kami beli,” ketus Jaang saat diwawancara awak media, Rabu (29/4/20) siang.

Selain itu, Jaang juga mengungkapkan, kalau dia sempat membeli masker dari luar kota karena terbatasnya stok yang ada di Samarinda. Serta adanya keterlambatan dari para penjahit.

“Kemarin itu saya ambil dari luar karena satu minggu tidak mencukupi stok masker di sini,” ujar ketua DPD Partai Demokrat Kaltim tersebut.

Dia mengaku, bahwa keluhan salah satu penjahit masker di Samarinda yang dituangkan di medsos itu, telah diselesaikan pihaknya. Pemkot melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda sudah membayar biaya masker tersebut.

“(Utang pembayaran masker kain 60 lusin di salah satu panjahit di Samarinda) sudah diselesaikan oleh pihak BPBD Samarinda,” tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Covid-19curhat medsospenjahit maskerSyaharie Jaang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

masjid fathul khoir
Trending

Hari Ini, Masjid Fathul Khoir Bontang Pilih Tetap Gelar Salat Jumat Berjemaah

By
akurasi 2019
20 PDP Samarinda
Trending

Bertambah 20 PDP di Samarinda, 16 Kasus Diduga Transmisi Lokal

By
akurasi 2019
pemkot salat idulfitri
Trending

Efek Pandemi Covid-19, Pemkot Bontang Putuskan Salat Idulfitri di Rumah Saja

By
akurasi 2019
Gagal Tanjak, Truk Pengangkut Bungkil Sawit Terbalik, Jalan S Parman Macet
News

Gagal Tanjak, Truk Pengangkut Bungkil Sawit Terbalik, Jalan S Parman Macet

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?