By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Birokrasi > Belajar di Rumah, Anggota Komisi I Minta Adanya Penambahan Wireless Hotspot Wifi
Birokrasi

Belajar di Rumah, Anggota Komisi I Minta Adanya Penambahan Wireless Hotspot Wifi

akurasi 2019
Last updated: Maret 17, 2021 5:35 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
belajar dirumah
Anggota Komisi I DPRD Bontang Abdul Haris. (Humas DPRD Bontang)
SHARE
belajar dirumah
Anggota Komisi I DPRD Bontang Abdul Haris. (Humas DPRD Bontang)

Akurasi.id, Bontang – Anggota Komisi I DPRD Bontang, Abdul Haris mengusulkan adanya penambahan wireless hotspot wi-fi di beberapa kelurahan di Bontang. Tujuannya membantu masyarakat selama proses belajar di rumah dalam pencegahan penyebaran wabah Covid-19.

baca juga: Fraksi Gerindra dan Berkarya DPRD Bontang Evaluasi Raperda Pendidikan hingga Pengelolaan B3

Ditemui di kediamannya, Abdul Haris berharap adanya peran aktif dari pemerintah dalam menangani persoalan Covid-19 ini, terutama dalam bidang pendidikan yang saat ini mengharuskan proses belajar mengajar di rumah dengan mengandalkan teknologi baik menggunakan laptop maupun smartphone.

“Selama pandemi ini proses belajar akan sangat terganggu terlebih sekarang menerapkan belajar dengan sistem online. Jadi dibutuhkan wifi bagi para siswa untuk memudahkan belajar,” katanya, Rabu (22/4/20).

Dikatakan Abdul Haris, pemerintah bisa saja melakukan pembelian smartphone dan diserahkan ke orang tua murid menggunakan dana BOS.  Namun smartphone hanya dipinjamkan selama pandemi Covid-19 dan hanya diperuntukkan untuk proses belajar mengajar di rumah.

Selain itu, bukan hanya pemerintah yang harus aktif dalam menangani persoalan Covid-19, para guru pun dituntut aktif dalam menangani persoalan pembelajaran selama pandemi ini.

Mantan kepala sekolah swasta ini menuturkan dalam kondisi saat ini para guru dituntut lebih kreatif dalam memberikan pembelajaran secara daring. Terutama selama pandemi masih di tetapkan belum berakhir oleh Pemerintah Bontang.

“Sebenarnya pandemi ini bukan suatu alasan kita tidak memberikan pembelajaran bagi anak-anak didik kita. Bisa melalui tugas-tugas dan salinan berupa foto copy pembelajaran yanh diserahkan kepada murid untuk dilakukan pembelajaran di rumah,” imbuhnya.

Untuk diketahui, sesuai instruksi pemerintah, seluruh aktifitas mulai dari belajar, bekerja hingga sholat dilakukan di rumah. Berbagai kegiatan pun ditunda demi mencegah wabah Covid 19 ini menyebar di Kota Taman –sebutan Bontang-. Bukan hanya itu, selama permasalahan Covid 19 ini para siswa pun diwajibkan untuk melaksanakan aktifitas belajar di rumah dengan sistem online.

Dijelaskan Abdul Haris, para guru akan memantau para siswanya dengan memberikan beragam tugas sekolah. Tak hanya itu para siswa pun dituntut untuk selalu mengerjakan dan melaporkan hasil proses belajar selama di rumah dengan menginformasikan sudah sejauh mana tugas yang diberikan melalui group yang sudah dibuat oleh masing-masing wali kelas.

“Selama masih ada wabah virus corona ini proses belajar mengajar dengan online,” pungkasnya. (*)

Penulis: Ismail
Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:belajar dirumahDPRD Bontanghotspot wi-fi
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sebut Record Center Kearsipan Setwan Bontang Terbaik
Birokrasi

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sebut Record Center Kearsipan Setwan Bontang Terbaik

By
Devi Nila Sari
PBB dan BPHTB Perusahaan Penyumbang Terbesar di Kota Bontang
Birokrasi

PBB dan BPHTB Perusahaan Penyumbang Terbesar di Kota Bontang

By
akurasi 2019
Perpanjangan Masa Pendaftaran Seleksi CASN 2021, Beri Kesempatan Lebih Luas ke Masyarakat
Birokrasi

Perpanjangan Masa Pendaftaran Seleksi CASN 2021, Beri Kesempatan Lebih Luas ke Masyarakat

By
Redaksi Akurasi.id
Pedagang Pasar Pagi Divaksin, Andi Harun Ingatkan Agar Prokes Tetap Dijaga Ketat
Birokrasi

Pedagang Pasar Pagi Divaksin, Andi Harun Ingatkan Agar Prokes Tetap Dijaga Ketat

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?