By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Permintaan Membludak, Hasil Uji Swab Corona 93 Warga Kaltim Tertahan di BBLK Surabaya
Trending

Permintaan Membludak, Hasil Uji Swab Corona 93 Warga Kaltim Tertahan di BBLK Surabaya

akurasi 2019
Last updated: April 14, 2020 8:35 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
bblk surabaya
Keterlambatan uji Swab dari BBLK Surabaya membuat Kaltim sulit mengetahui updet terbaru pasien corona. (Ilustrasi)
SHARE
bblk surabaya
Keterlambatan uji Swab dari BBLK Surabaya membuat Kaltim sulit mengetahui updet terbaru pasien corona. (Ilustrasi)

Akurasi.id, Samarinda – Sudah tiga hari terakhir Kaltim tidak kebagian data updet terbaru pasien positif corona atau Covid-19. Sebabnya, Kaltim belum mendapatkan lagi data hasil uji Swab dari Balai Besar Laboratorium (BBLK) Surabaya.

baca juga: Hasil Rapid Tes, Seorang Balita 10 Bulan di Kutim Positif Corona

Keterlambatan keluarnya hasil uji Swab itu sendiri tidak lepas dari tingginya permintaan terhadap hal yang sama dari setiap kabupaten/kota lainnya di Indonesia. Kaltim sendiri, dari 10 kabupaten/kota yang ada, semua proses uji Swab-nya terpusat di BBLK Surabaya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Andi Muhammad Ishak mengungkapkan, hingga dengan 14 April 2020 ini, masih terdapat sebanyak 93 data Swab pasien asal Kaltim yang masih menunggu diuji BBLK Surabaya.

“Sudah 3 hari terakhir ini kami masih menunggu hasil Swab dari BBLK Surabaya, sebab itu data yang kami laporkan masih sama dengan kemarin, hanya PDP (pasien dalam pengawasan) saja yang bertambah,” jelasnya, Selasa (14/4/20) sore tadi.

Dari 93 data kasus yang dikirim Dinkes Kaltim itu, diketahui terdiri dari data PDP dan pasien terkonfirmasi corona. Untuk data se-Kaltim, baik PDP maupun pasien positif corona, tercatat ada 148 kasus.

Idealnya, untuk uji Swab sendiri hasilnya seharusnya sudah bisa keluar dalam waktu 3 hingga 4 jam saja. Namun dalam kondisi pandemi corona seperti saat ini, uji Swab baru bisa keluar 2 hingga 3 hari. Hal itu karena membludaknya permintaan uji Swab.

“Untuk saat ini, BBLK Surabaya menerima uji Swab dari beberapa daerah seperti Kalimantan dan Jawa Timur, hal yang membuat adanya keterlambatan,” tuturnya.

Selain membludaknya Swab yang diterima BBLK Surabaya, tambah dia, terbatasnya sumber daya manusia (SDM) yang bekerja di tempat tersebut juga cukup terbatas. Sehingga sebagian data Swab tidak bisa langsung diuji dalam sekali waktu.

“Keterbatasan SDM yang dipunyai BBLK Surabaya juga menjadi faktor kenapa data uji Swab yang kami kirim belum ada yang keluar. Apalagi regent atau cairan reaksi yang digunakan untuk mengekstrak sempel Swab juga kurang,” imbuhnya.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

Keterlambatan uji Swab itu sendiri memang bukan hanya dialami Kalimantan, tetapi juga beberapa daerah lainnya di Jawa Timur. Karena kedua daerah ini masih mengandalkan BBLK Surabaya untuk melakukan uji Swab.

“Saat ini Kalimantan dan Jawa Timur masih bergantung dengan BBLK Surabaya, kecuali Kalimantan Barat, dan sebagian Kalimnatan Selatan yang sudah memiliki BBLK sendiri,” cakapnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Bantuan dan Beasiswa BaznasBBLK SurabayaCoronaSwab Teswarga kaltim
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Risma Hampir Pingsan saat Tinjau Longsor di Sibolangit
HeadlineTrending

Risma Hampir Pingsan saat Tinjau Longsor di Sibolangit

By
Devi Nila Sari
positif corona
Trending

Usai Hadiri Nikahan Teman di Makassar, Pria Asal Samarinda Positif Corona

By
akurasi 2019
Atalia Praratya Unggah Pesan Ulang Tahun untuk Zara
PeristiwaTrending

Atalia Praratya Unggah Pesan Ulang Tahun untuk Zara

By
Wili Wili
Penyebab Berhentinya Operasional MRT Jakarta Insiden Jatuhnya Besi Konstruksi dari Proyek Pembangunan
PeristiwaTrending

Penyebab Berhentinya Operasional MRT Jakarta Insiden Jatuhnya Besi Konstruksi dari Proyek Pembangunan

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?