By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Birokrasi > Belajar Offline dan Online, Sistem Pengajaran Pelatihan Menjahit Disnaker Bontang di Tengah Wabah
Birokrasi

Belajar Offline dan Online, Sistem Pengajaran Pelatihan Menjahit Disnaker Bontang di Tengah Wabah

akurasi 2019
Last updated: Maret 17, 2021 5:27 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
lpk ayulia
Para peserta saat mengikuti pengajaran offline di LPK Ayulia. (Akurasi.id/Yusva Alam)
SHARE

lpk ayulia
Para peserta saat mengikuti pengajaran offline di LPK Ayulia. (Akurasi.id/Yusva Alam)

Akurasi.id, Bontang – Selain pelatihan General Office Clerk, menjahit merupakan jurusan yang kembali dibuka pengajarannya setelah vakum beberapa minggu. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bontang bekerja sama dengan LPK Ayulia kembali memulai pelatihan yang tertunda sejak Senin, (06/04/2020) kemarin.

baca juga:Pelatihan General Office Clerk Kembali Dimulai, Disnaker Ubah Sistem Pelatihan Sesuaikan Kondisi

Nurhayati, Instruktur Menjahit di LPK Ayulia menjelaskan, sebelum Bontang ditetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) wabah corona, sebanyak 23 peserta sudah sempat memulai pelatihan selama 6 hari. Namun karena Pemkot Bontang memberlakukan social distancing (pembatasan sosial), maka pelatihan dihentikan.

“Saat ini kami mulai kembali namun sistemnya menyesuaikan kondisi,” ujar Nurhayati.

Dijelaskannya, dengan kondisi wabah seperti sekarang, 23 peserta tersebut dibagi menjadi 2 kelompok. Masing-masing kelompok ada yang berisi 11 orang ada 12 orang. Setiap harinya masing-masing kelompok mengikuti pelatihan offline setengah hari. Dari pagi sampai siang dan siang sampai sore. Sisa pelajaran menggunakan sistem online.

“Setelah belajar offline peserta kami beri tugas untuk dikerjakan secara online,” ungkap wanita berhijab tersebut.

Menurutnya, setiap peserta saat mengerjakan tugas di rumah masing-masing belum memerlukan mesin jahit. Banyak tugas yang diberikan tidak menggunakan mesin. Seperti membuat pola, menggunting kain, dan lain sebagainya.

“Mereka juga kami berikan pelajaran melalui video. Untuk dipelajari di rumah,” imbuhnya.

LPK Ayulia
Nurhayati, Instruktur LPK Ayulia (berdiri) tengah mengajarkan membuat pola kepada peserta. (Akurasi.id/Yusva Alam)

Di pelatihan level basic ini, para peserta mendapatkan materi dari dasar. Mulai dari pengenalan alat dan fungsinya, kemudian belajar mengoperasikan mesin dari yang manual sampai mesin modern, lalu belajar jalur benang, cara mengantisipasi jahitan rusak, membuat jahitan lurus, bengkok, hingga bulat, cara pengambilan ukuran, pembuatan pola dasar, sampai dengan mencontoh gambar dan cara pemecahan masalahnya.

“Peserta yang sama sekali tidak memiliki keterampilan menjahit pun bisa mempelajarinya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Disnaker Bontang, Ahmad Aznem melalui Kasi Pelatihan Produktivitas dan Pemagangan, Dony Tanjung menambahkan, diharapkan dengan bekal keterampilan dasar yang diberikan ini, peserta sudah mulai dapat mencari kerja.

“Peserta pun harus rajin-rajin berlatih di rumah usai pelatihan sehingga keterampilannya terus meningkat,” ujar Dony. (*)

Penulis: Yusva Alam

Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Disnaker BontangLPK AyuliyaPelatihan
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

DPK Bontang Dukung Digitalisasi, Berikan Pelayanan Komputer dan Internet
Birokrasi

DPK Bontang Dukung Digitalisasi, Berikan Pelayanan Komputer dan Internet

By
Devi Nila Sari
PT D&C Tunggak Pembayaran Ke Perusahaan Lokal, DPRD Bontang Minta Segera Diselesaikan
Birokrasi

PT D&C Tunggak Pembayaran Ke Perusahaan Lokal, DPRD Bontang Minta Segera Diselesaikan

By
Devi Nila Sari
Birokrasi

Basri Ajak Pepabri dan FKPPI Jadi Pelopor Persatuan di Kota Bontang

By
akurasi 2019
Program Betah Pemkot Bontang, Bapenda Turut Apresiasi
Birokrasi

Program Betah Pemkot Bontang, Bapenda Turut Apresiasi

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?