By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Birokrasi > Terdampak Covid-19 Dapat Rp 500 Ribu, Penerima BLT Dipilah Lagi
Birokrasi

Terdampak Covid-19 Dapat Rp 500 Ribu, Penerima BLT Dipilah Lagi

akurasi 2019
Last updated: Maret 17, 2021 5:22 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
terdampak covid-19
Tim sekretariat pengelola data warga terdampak kebijakan penanggulangan Covid-19 Bontang menggelar rapat. (istimewa)
SHARE

banner diskominfo

terdampak covid-19
Tim sekretariat pengelola data warga terdampak kebijakan penanggulangan Covid-19 Bontang menggelar rapat. (istimewa)

Akurasi.id, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang membuat kebijakan memberi bantuan Rp 500 ribu selama 3 bulan untuk warga terdampak Covid-19 di Kota Taman. Sejak Senin (6/4/20), pendataan penerimaan tersebut sudah dilaksanakan di tingkat RT.

baca juga: Dinsos-PM dan Komunitas Bentuk Care Covid-19, Buka Dapur Umum hingga Bagi Sembako

Pemkot Bontang melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) pun sudah membentuk tim sekretariat pengelola data warga terdampak kebijakan penanggulangan Covid-19 Bontang, pada Jumat (3/4/20) lalu. Di mana tim tersebut melaksanakan koordinasi, verifikasi, falidasi data primer yang diserahkan ketua RT melalui lurah se-Bontang. Nantinya hasil data tersebut akan ditinjau kembali oleh wali kota Bontang melalui sekretaris daerah (sekda) Bontang.

Dalam pengelolaan data tersebut, Dinsos-PM bersurat ke seluruh camat dan lurah se-Bontang untuk melaksanakan pendataan penerima bantuan langsung tunai (BLT) dengan berkoordinasi ke ketua RT setempat. Dalam surat bernomor 460/529/DSPM.01 juga dilampirkan form data warga terdampak kebijakan social distancing/physical distancing dalam rangka penanganan Covid-19.

Kepala Dinsos-PM Abdu Safa Muha melalui Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Data Kemiskinan, PMKS dan PSKS Dinsos-PM sekaligus Koordinator Data Siti Rofiatun mengatakan data tersebut nantinya diisi warga yang dipilih ketua RT sebagai terdampak Covid-19. Dia menjelaskan batas pengumpulan data ke kelurahan pada 11 April 2020.

“Jadi sudah ada ketua RT yang mulai pendataan sebelum Senin kemarin setelah mendapat surat dari kelurahannya,” kata dia saat dihubungi Akurasi.id, belum lama ini.

Data dari kelurahan itu diketahui camat terlebih dahulu sebelum diserahkan ke Dinsos-PM. Rofi –sapaannya- menyatakan nantinya tim Dinsos-PM akan memilah penerima BLT tersebut. Misalnya, pada form data yang harus diisi warga tertulis jenis bantuan sosial yang diterima pada 2020. Dari sini, kata Rofi, nantinya akan terlihat warga yang sudah menerima bantuan atau belum.

“Kami pakai kriteria. Tujuannya supaya BLT tepat sasaran. Kalau tidak begitu nanti semua orang mengaku minta dibantu. Padahal sudah mendapat bantuan misalnya,” bebernya.

terdampak covid-19
Koordinator Data Siti Rofiatun saat bekerja dari rumah (work for home). (istimewa)

Rofi menjelaskan warga yang sebelumnya sudah tercatat sebagai penerima bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau Program Sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) nantinya akan dipilah kembali sebagai penerima BLT.

“Setelah itu diolah datanya, ada eleminasi juga. Tapi kami masih bahas itu bagaimana kelanjutannya. Karena kami baru rapat interens Dinsos-PM saja. Teknis penyalurannya belum final,” bebernya.

Dalam program BLT ini nantinya berasal dari Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) Bontang. Namun, Rofi menerangkan pihaknya masih belum mengetahui kisaran anggaran tersebut. Dia pun mengakui adanya dilematik. Yakni antara kuota mengikuti anggaran atau sebaliknya.

“Dilema. Kalau kuota mengikuti anggaran maka takutnya nanti ada yang tidak dapat bantuan. Jika anggaran mengikuti kuota, kami belum tahu apakah cukup,” ungkapnya.

Rofi berharap dalam pendataan di tingkat RT, diimbau ketua RT mendata secara jujur dan peka. Dia menegaskan agar tidak ada unsur nepotisme lantaran memiliki saudara yang mampu namun dicantumkan sebagai warga yang layak menerima BLT Rp 500 ribu selama 3 bulan tersebut.

“Ketua RT harus peka mana yang harus dibantu. Jangan sampai warga yang harusnya dibantu malah tidak dapat bantuan,” pungkasnya. (*)

Penulis/Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:BLTDiskominfo Bontanglawan covid-19regionalTerdampak covid-19
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Jempol Weekend, Disdukcapil Sambangi Warga Loktuan dan Bontang Lestari untuk Perekaman KTP-el
Birokrasi

Jempol Weekend, Disdukcapil Sambangi Warga Loktuan dan Bontang Lestari untuk Perekaman KTP-el

By
akurasi 2019
Pengecekan penumpang
Birokrasi

137 Penumpang Turun dari KM Egon, Dishub Terlibat Pengecekan Suhu Cegah Wabah Corona

By
akurasi 2019
raperda pendidikan
Birokrasi

Fraksi Gerindra dan Berkarya DPRD Bontang Evaluasi Raperda Pendidikan hingga Pengelolaan B3

By
akurasi 2019
Pansus II DPRD Bontang Bahas Raperda Penyertaan Modal
Birokrasi

Pansus II DPRD Bontang Bahas Raperda Penyertaan Modal

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?