By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Niat Hati Donasikan Masker Bagi Tenaga Medis, Dokter di Bontang Malah Kena Tipu Online Rp12 Juta
Trending

Niat Hati Donasikan Masker Bagi Tenaga Medis, Dokter di Bontang Malah Kena Tipu Online Rp12 Juta

akurasi 2019
Last updated: Maret 26, 2020 10:22 pm
By
akurasi 2019
Share
5 Min Read
rp 12 juta
Tak hanya Yuyun, teman sejawatnya pun terkena tipu dengan modus menjual masker. (istimewa)
SHARE
rp 12 juta
Tak hanya Yuyun, teman sejawatnya pun terkena tipu dengan modus menjual masker. (istimewa)

Akurasi.id, Bontang –Kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) yang kian langka, membuat para petugas medis kelimpungan, salah satunya rumah sakit swasta di Bontang. Sialnya, bukannya iba dengan kondisi tersebut justru dimanfaatkan pedagang online yang mengaku menjual masker dengan harga selangit. Tak tanggung-tanggung, uang senilai Rp 12 juta menghilang tanpa jejak.

baca juga: Ingat, Mulai Maret Ini, PLN Tak Lagi Kirim Petugas Pencatat Meter, Ini Sebabnya

Ketika petugas medis berkorban menjadi garda terdepan menghadapi pandemi virus korona, namun niat suci mereka justru dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab. Ini menjadi kisah pilu bagi Yuniarti Arbain direktur rumah sakit swasta ini.

Niat hati ingin mengupayakan keselamatan petugas kesehatan di rumah sakitnya, perempuan yang disapa Yuyun ini merogoh kantong pribadinya senilai Rp 12 juta untuk membeli 40 kotak masker dengan tujuan mendonasikan kepada tim medis. Per kotaknya masker dihargai Rp 300 ribu. Normalnya harga masker Rp 50 ribu per kotak.

“Itu uang pribadi saya, karena tidak boleh pakai uang rumah sakit kalau belanja online,” akunya kepada Akurasi.id, Kamis (26/3/20).

Tanpa curiga Yuyun menganggap harga tersebut wajar dalam kondisi genting seperti saat ini. Apalagi dia pernah mengetahui harga maskes melonjak hingga Rp 500 ribu per kotak. Sudah mencari ke sana kemari, masker masih sulit dia dapatkan. Akhirnya dia menemukan di Instagram (IG) penjual masker yang nampak terpercaya.

“Kami ingin mencari masker untuk teman-teman medis di RS. Jadi segala cara kami lakukan untuk dapat masker walaupun harga selangit dan enggak masuk akal. Tapi alhasil kami kena tipu lewat IG,” kata Yuyun.

Yuyun mengakui awalnya dia menyerukan para karyawannya untuk mencari APD di mana pun. Baik melalui keluarga dan kenalan yang berada di luar daerah. Bahkan berburu (hunting) di media sosial atau market place. Dalam usahanya mencari di market place inilah akhirnya Yuyun menjadi korban penipuan.

“Dibilang barangnya ada, tapi setelah ditransfer uangnya, barangnya tidak dikirim-kirimnya,” keluhnya.

Istri dari Fakhruzzabadi ini mengatakan penjual masker tersebut berdomisili di Jakarta. Usai bernegosiasi Yuyun langsung mentransfer uang senilai yang disepakati. Namun hari demi hari pengiriman masker dari Jakarta tersebut tiada kabarnya. Dia pun curiga. Nomor yang tertera di akun IG penjual masker itu tak dapat dihubungi. Akun IG-nya pun diblokir sehingga Yuyun tidak dapat menemukan oknum tersebut.

“Rasanya saya marah. Ternyata teman saya di Jakarta juga ditipu. Pesan masker, memang dikirim, tapi isinya kardus,” terangnya.

Adanya kejadian itu, Yuyun berharap bisa menjadi pelajaran bagi lainnya. Saat belanja online diharapkan lebih berhati-hati saat bertransaksi.

“Semoga kejadian ini tidak menimpa lainnya. Berhati-hatilah saat belanja online,” imbuhnya.

Pakai Jas Hujan sebagai Alternatif Pengganti Hazmat Suit

rp 12 juta
Yuniarti Arbain. (istimewa)

Tak hanya kesulitan mendapat masker, APD baju astronot atau hazmat suit singkatan dari hazardous material yang biasa dipakai petugas medis melindungi diri dari virus ini juga langka. Yuyun mengaku pihaknya hanya memiliki 5 unit saja yang masih disimpan dan hanya digunakan ketika kondisi sangat darurat.

“Baju ini hanya bisa sekali pakai. Lalu dibuang setelah digunakan. Makanya kami simpan betul-betul,” bebernya.

Untuk mengatasi kondisi kelangkaan APD, Yuyun mengatakan dirinya tidak putus asa. Pihaknya mengupayakan berbagai cara untuk mengatasi masalah itu. Tak kehabisan akal, tim medisnya menggunakan jas hujan plastik sebagai pengganti baju astronot. Jas hujan ini digunakan petugas medis di bagian depan yang pertama kali menerima pasien. Meski murah sekira Rp 10 ribu harganya, namun jas hujan plastik ini pun ikut langka di Kota Taman –sebutan Bontang-.

“Harga Rp 10 ribu aja sekarang susah dicari. Kami sampai order ke Surabaya untuk mendapatkannya,” kisahnya.

Dalam situasi seperti ini, dia mengharapkan pemerintah kota Bontang melalui Dinas Kesehatan (Diskes), DPRD Bontang, dan masyarakat agar ikut peduli. Para petugas medis, kata dia, amat sangat membutuhkan dukungan. Dukungan apapun itu sangat berarti bagi petugas medis. Bisa berupa bantuan APD, bahkan vitamin, atau apapun itu.

“Tentunya untuk semua petugas medis yang saat ini bertugas menangani covid-19,” pungkasnya. (*)

Penulis: Yusva Alam
Dilengkapi: Suci Surya Dewi
Editor: Suci Surya Dewi


TAGGED:Covid-19Masker OnlinePenipuanPenjual MaskerRS Amalia Bontang
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Ini 10 Kota Terkaya di Indonesia, 3 Ada di Kalimantan
CorakHeadlineRagamTrending

Ini 10 Kota Terkaya di Indonesia, 3 Ada di Kalimantan

By
Devi Nila Sari
Gempa Guncang Maluku Hari Ini
Trending

Gempa Guncang Maluku Hari Ini

By
akurasi 2019
Viral! Wanita Ini Mendapat Mahar 1 Hektar Kebun Cengkeh, Uang Rp 1 Miliar, dan 60 Kontrakan.
SelebritisTrending

Viral! Wanita Ini Mendapat Mahar 1 Hektar Kebun Cengkeh, Uang Rp 1 Miliar, dan 60 Kontrakan.

By
Wili Wili
Eks Bupati Kukar Diduga Terseret di Kasus Robin Pattuju
NewsTrending

Eks Bupati Kukar Diduga Terseret di Kasus Robin Pattuju

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?