By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Birokrasi > Status ODP Covid-19 Bontang Bertambah Jadi 7 Orang
Birokrasi

Status ODP Covid-19 Bontang Bertambah Jadi 7 Orang

akurasi 2019
Last updated: Maret 22, 2021 3:27 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
odp covid-19
Jubir Penanganan Covid-19 Bontang Adi Permana. (B Fernandes/Akurasi.id)
SHARE

banner diskominfo

odp covid-19 bontang
Jubir Penanganan Covid-19 Bontang Adi Permana. (B Fernandes/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Status orang dalam pengawasan (ODP) terkait Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Bontang yang sebelumnya hanya 1 bertambah 6 menjadi 7 orang. Hal tersebut dikonfirmasi langsung Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang melalui Konferensi Pers, Sabtu (21/3/20) sore, di Gedung Public Service Center (PSC), Jalan Ahmad Yani, Bontang Utara.

baca juga: Hadapi Covid-19 Pakai Jas Hujan, Neni: Kasihan Jika Sama Sekali Tidak Pakai Alat Protektif

Juru Bicara (Jubir) Penanganan Covid-19 Bontang sekaligus Kepala Seksi (Kasi) Surveilans, Imunisasi, dan Wabah Bencana Diskes Bontang Adi Permana menyatakan bertambahnya jumlah ODP  tersebut, 4 di antaranya memiliki keterkaitan dengan kluster Covid-15 asal Kutai Kartanegara (Kukar) yang dinyatakan positif belum lama ini.

“4 ODP ini sedang menjalani perawatan di RSUD Taman Husada Bontang,” kata dia dihadapan awak media.

Sedangkan 2 orang berstatus ODP lainnya tengah melakukan isolasi mandiri di rumah. Kata Adi, 2 ODP  tersebut memiliki riwayat bepergian dari Malaysia dan pulang dari umrah.

“Jadi ODP ini ada 1 kasus lama. Bertambah 6 jadi ada 7 ODP terbaru,” tegas Adi.

Selain ODP, masyarakat yang melaporkan diri melalui call center 08115407199 atau datang langsung ke PSC sebelumnya ada 299 laporan. Adi membeberkan hingga hari ini jumlahnya bertambah 232 laporan. Sehingga total laporan menjadi 531 orang.

“531 orang yang melapor sedang dalam monitoring,” ungkapnya.

Sedangkan orang dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) masih bertahan 1 orang. Pasien tersebut tengah dirawat dan menunggu hasil laboratorium dari Jakarta. Adi menyatakan pihaknya belum dapat menentukan status pasien tersebut lantaran masih menunggu hasilnya.

“Saat ini tidak ada yang positif di Bontang,” terangnya.

Dalam konferensi pers tersebut Adi menjelaskan Covid-19 berawal dari binatang yang menular pada manusia, kemudian manusia menularkan lagi kepada sesamanya. Dia mengimbau agar masyarakat mematuhi surat edaran wali kota Bontang untuk melakukan social distancing. Di mana social distancing merupakan bentuk menjauhi segala bentuk perkumpulan, menjaga jarak antar manusia, dan menghindari berbagai pertemuan yang melibatkan banyak orang.

“Tujuan social distancing ini untuk memutuskan mata rantai penularan Covid-19,” jelasnya.

Adi mengimbau kepada masyarakat Kota Taman –sebutan Bontang- sementara tidak melakukan perjalanan ke luar kota. Terutama di daerah yang telah dinyatakan sebagai kluster adanya positif virus corona. Yakni Samarinda, Balikpapan, dan Kukar.

“Diharapkan tetap tenang, ikuti himbauan dan tidak meneruskan berita yang belum tentu benar di media sosial,” pungkasnya. (*)

Penulis/Editor: Suci Surya Dewi


TAGGED:CoronaCovid-19Diskominfo BontangODPRSUD Taman Husada Bontang
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

PAD Bontang Menurun, Bapenda Siapkan 'Amunisi' Tingkatkan Pendapatan
Birokrasi

PAD Bontang Menurun, Bapenda Siapkan ‘Amunisi’ Tingkatkan Pendapatan

By
akurasi 2019
DPK Kedatangan Direktur Kearsipan Daerah I ANRI, Sebut Pengelolaan Arsip di Bontang Baik
Birokrasi

DPK Kedatangan Direktur Kearsipan Daerah I ANRI, Sebut Pengelolaan Arsip di Bontang Baik

By
Devi Nila Sari
penyebaran covid-19
Birokrasi

Disdamkartan Disinfeksi Jalanan Bontang, Upaya Pemkot Putus Penyebaran Covid-19

By
akurasi 2019
rp50 milliar
Birokrasi

DPRD Bontang Setuju Gelontorkan Rp50 Miliar Bantu Pemerintah Tangani Covid-19

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?