By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > Penerapan Zonasi Sekolah Dibahas Ulang, Haris Bakal Libatkan Sekolah Swasta dan Negeri
Birokrasi

Penerapan Zonasi Sekolah Dibahas Ulang, Haris Bakal Libatkan Sekolah Swasta dan Negeri

akurasi 2019
Last updated: Maret 17, 2021 5:35 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Sistem Zonasi Sekolah
DPRD dan para guru dari berbagai sekolah swasta dan negeri meminta agar penerapan sistem zonasi sekolah dapat dikaji ulang. (Ismail/Akurasi.id)
SHARE
Sistem Zonasi Sekolah
DPRD dan para guru dari berbagai sekolah swasta dan negeri meminta agar penerapan sistem zonasi sekolah dapat dikaji ulang. (Ismail/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Permasalahan penerimaan siswa baru yang berdasarkan sistem zonasi yang diterapkan pemerintah pusat mendapat kritikan dari beberapa sekolah yang ada di Kota Bontang, terutama sekolah swasta. Mereka menganggap sistem itu sangat memberatkan dalam penerimaan siswa baru, di mana orangtua siswa lebih memilih sekolah negeri ketimbang sekolah swasta.

baca juga: Komisi I DPRD Bontang Minta Dishub Tegas Terkait Jam Melintas Kendaraan Bermuatan Berat

Kritikan itu salah satunya disuarakan pada saat rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi I DPRD Bontang bersama Persatuan Guru Swasta (PGS), Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), dan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bontang, ketika membahas nasib beberapa sekolah swasta yang terancam gulung tutup dikarenakan kurangnya siswa yang masuk di sekolah mereka, Rabu (5/2/20).

Ketua Asta Bontang Rakim mengatakan, kebijakan pemerintah pusat terkait penerapan zonasi sekolah sangat memberatkan sekolah swasta, khususnya sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) swasta di Kota Bontang.

“Banyak sekolah negeri yang tidak memungkinkan lagi menerima siswa baru tetap memaksakan, sehingga mereka harus menambah rombel (rombongan belajar). Ini yang kami sesalkan,” tuturnya.

Selain itu, sejak diberlakukannya sistem zonasi tersebut, potensi penerimaan siswa baru di sekolah swasta sangat menurun, tercatat dalam kurun waktu dua tahun terakhir, penurunan terjadi hingga sekitar 22 persen.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan Disdik Bontang Saparudin mengatakan, dalam penetapan zonasi, pihaknya hanya mengikuti arahan dari pemerintah pusat dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Terkait siswa mau sekolah di mana, itu hak dari masing-masing orangtua, dia mau sekolah di mana kami tidak bisa memaksakan,” ujarnya.

Menyikapi hal tersebut, anggota Komisi I DPRD Bontang, Abdul Haris menyampaikan, dirinya akan kembali mengusulkan untuk membahas persoalan zonasi tersebut, utamanya sebelum diterbitkannya peraturan walikota (perwali) terkait itu. Kemungkinan besar, persoalan itu akan kembali di bahas pada pertengahan Maret 2020.

“Setelah ini, kami mohon untuk segera dibahas di Disdik, dan sebelum disahkan kami akan bahas kembali, tentu dengan teman-teman sekolah swasta dan negeri,” ungkap pria yang juga mantan kepala sekolah swasta di Kota Bontang ini. (*)

Penulis: Ismail
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:DPRD BontangGururegionalSistem Zonasi
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

RDP Bontang City Mall, DPRD Bontang Tuntut Bangun Drainase dan Polder
Birokrasi

RDP Bontang City Mall, DPRD Bontang Tuntut Bangun Drainase dan Polder

By
akurasi 2019
Terapkan E-Medical Record, Mudahkan Pelayanan di RSUD Taman Husada Bontang
Birokrasi

Terapkan E-Medical Record, Mudahkan Pelayanan di RSUD Taman Husada Bontang

By
akurasi 2019
DPK Bontang Gencarkan Webinar, Tingkatkan Minat Baca Selama Pandemi
Birokrasi

DPK Bontang Gencarkan Webinar, Tingkatkan Minat Baca Selama Pandemi

By
akurasi 2019
Uluran Tangan ASN Bontang untuk Pasukan Kuning
BirokrasiVideo

Uluran Tangan ASN Bontang untuk Pasukan Kuning

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?